Jumat, 01 April 2016

Kisah Teladan

Diposting oleh strataedu.blogspot.com di 14.05
Ammar bin Yasir

                Ammar bin Yasir termasuk orang yang pertama masuk islam. Sebagaimana pemeluk islam lainnya, Amir juga tidak terlepas dari siksaan kaum kafir. Bani Makhzum adalah keluarga yang diperintahkan untuk menyiksa Ammir bin Yasir. Keteguhan yang di miliki Ammir bin Yasir dan kedua orang tuanya dalam mempertahankan ketauhidan, seperti Bilal. Ia bersama kedua orang tuanya disiksa tanpa apapun.
      Meski demikian, iman mereka tidak tergoyahkan walaupun berbagai siksaan dan hinaan datang silih berganti. Keteguhan iman dan keberanian untuk membela dan mempertahankan kebenaran sungguh merupakan contoh yang dapat dijadikan teladan. Pada saat ini, banyak orang yang mengorbankan tauhid hanya karena imbalan materi dan banyak pula orang yang meninggalkan islam karena urusan duniawi yang tak tercukupi.
      Ammar bin Yasir pernah dicambuk, dipanggang dan ditenggelamkan didalam air sampai pingsan. Sekalipun demikian, imannya kepada Allah tidak pernah pudar. Bahkan, keyakinannya kepada Allah dan Rasul-Nya semakin kuat dan mantap. Allah selalu menguji keimanan seseorang melalui segala percobaan hidup (Q.S al-‘Ankabut/29:2). Oleh karena itu jika kalian mengalami beratnya cobaan hidup, bersabarlah dan bertawakallah setelah kalian berusaha menyelesaikannya. Beratnya siksaan yang diterima keluarga Ammar, Rasulullah saw bersabda “Sabarlah wahai keluarga Ammar, tempat yang telah dijanjikan kepada kalian adalah surge.”
       Setelah dimerdekakan, Ammar benar- benar ,engabdika dirinya hanya semata – mata untuk Allahswt. Ia menjadi sahabat yang disenangi oleh Rasulullah saw.Ammar adalah seorang Ansar yang cerdas. Ia menyatakan keislamannya pada usia 11 tahun. Ia memeluk agama islam bersama keluarganya ketika Rasulullah saw hijrah ke Madinah.
      Orang – orang kafir memiliki cara yang berbeda – beda dalam melalukan penyiksaan terhadap pemeluk islam. Jika pemeluk islam dari keluarga kaya, mereka menghadapinya dengan gertakan dan ancaman. Akan tetapi, jika pemeluk islam itu berasal dari budak, mereka menyiksa habis – habisan, sebagaimana yang dialami keluarga Yasir. Keluarga Yasir berasal dari keluarga miskin dan budak sebagai orang Quraisy menyiksa mereka dengan membawanya kepadang pasir Mekkah yang sangat panas. Mereka didera dan disiksa sesuka hati, tanpa belas kasih sedikit pun.
Siksaan yang diperlukan terhadap Ammar bin Yasir sampai ia tidak sadarkan diridengan apa yang diucapkan ketika disiksa. Orang – orang kafir membakar Ammar bin Yasir dengan api. Pada saat itulah, Rasulullah melewati tempat penyiksaan. Rasulullah kemudian memegang kepala Ammar bin Yasir dengan tangan nya sambil berdoa, “Hai, api jadilah kamu sejuk dingin ditubuh Ammar, sebagaimana dahulu kamu juga sejuk di tubuh Ibrahim.”
      Ammar benar – benar disiksa sangat berat ketika pada suatu hari ia dicambuk sekuat – kuatnya oleh para sanderanya dan dibakar dengan besi pans sampai disalib diatas pasir panas dengan ditindih batu. Bahkan, ia ditenggelamkan didalam air sampai sesak nafas dan mengelupas kulit – kulitnya.
      Meskipun didera berbagai siksaan, Ammir dan keluarganya tetap teguh dalam bertauhid kepada Allah. Sungguh teguh iman mereka kepada Allah swt.

 

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Followers

About Me

strataedu.blogspot.com
Lihat profil lengkapku
 

Dwiki APramudya Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei