Berawal
dari kebencian, terciptalah suatu persahabatan
Karya
: Dwiki Ayu Pramudya
Pada zaman dahulu kala hiduplah seekor
kelinci dan kura-kura. Mereka mempunyai sifat yang berbeda. Kelinci yang sangat
baik hati dan kura-kura yang jahat. Tetapi mereka tetap berteman baik meskipun
mereka mempunyai sifat yang berbeda.
Pada suatu hari yang cerah, kelinci bangun
dari tidurnya dan memulai aktivitasnya sehari-hari. Pagi itu kelinci menanam
wortel di kebunnya dengan senang hati. Dia tidak pernah putus asa untuk terus
menanam wortel walaupun pernah berkali-kali gagal panen. Wortel yang sudah di
panen akan di jual dan sisanya akan dibagikan kepada teman-temannya. “Tidak
sabar aku ingin segera memanen wortel-wortel ini” gumam kelinci dalam hati.
Kura-kura yang setiap hari lewat di depan rumah kelinci berkata, “hai kelinci akan
kau apakan wortel-wortel ini jika sudah panen nanti, tidakkah kau bosan setiap
tahun kau selalu gagal panen?”, kelinci pun menjawab pertanyaan dari kura-kura.
“aku tidak pernah bosan untuk menanam wortel meskipun pernah gagal panen, aku
akan menjual wortel-wortel ini dan sisanya akan kubagikan pada teman- teman
ku”. Akhirnya kura-kura pun pulang kerumahnya. Sesampainya dirumah, kura-kura
berfikir, “jika sudah panen nanti aku akan mencuri sebagian wortel kelinci
untuk kumakan sendiri supaya aku tidak perlu bekerja untuk mencari makanan
sehari-hari.”
Hari demi hari telah berlalu, kelinci
yang selalu sabar merawat wortel-wortelnya setiap hari tanpa lelah. Setiap pagi
dan sore menyirami wortel dan setiap seminggu sekali memberi pupuk akhirnya
berbuah hasil. Beberapa minggu kemudian wortel itu tumbuh besar dan sangat
subur, dan akan segera di panen. “ternyata tidak sia-sia selama ini aku merawat
wortel-wortel ini akhirnya membuahkan hasil, kali ini aku tidak akan gagal
panen lagi” ucap kelinci senang dalam hati. Kura-kura sangat kaget saat itu
melihat wortel yang selama ini di tanam oleh kelinci tumbuh subur dan siap di
panen, “pandai sekali kelinci menanam wortel ternyata kali ini dia tidak gagal
panen lagi.”. suatu malam kura-kura sangat kelaparan persediaan makan telah
habis dan tidak tau harus makan apa untuk malam ini. Kura-kura pun berfikir
sambil menahan rasa lapar, “kenapa tidak aku ambil saja sebagian wortel kelinci
yang sudah siap panen itu.” Pikir licik kura-kura. Akhirnya kura-kura pun pegi
ke kebun kelinci yang saat itu kelinci sedang tertidur lelap dan suasana yang
sangat sepi, tidak segan-segan kura-kura mengambil sebagian wortel untuk di
makan malam ini dan untuk besok agar kura-kura tidak bekerja untuk mencari
makan.Setelah puas memakan wortel itu, tanpa sengaja kura-kura pun tertidur
lelap di kebun kelinci.
Keesokan harinya, kelinci bangun lebih
pagi untuk menyiapkan beberapa peralatan untuk memanen wortel-wortel itu dengan
senang hati dan segera menuju kebun untuk cepat-cepat memanen wortelnya.”tidak
sabar aku ingin memanen wortelku dan akan kubagikan pada teman-ku.” . impian
kelinci untuk membagikan sebagian wortelnya kepada teman-temannya telah sirnah
setelah melihat kebunnya berantakan dan sebagian wortelnya telah hilang.
“kemana sebagian wortel-wortelku?siapa yang tega menggambil wortelku? Sungguh
licik sekali orang yang telah mengambil wortelku.”ucap kelinci kesal.
Kelinci pun mengelilingi kebunnya dan
meratapi kegagalan panen yang sangat tragis ini. Tiba-tiba kelinci melihat
seekor kura-kura yang sedang tertidur pulas di belakang kebun kelinci.
“ternyata kamu orang telah mengambil dan memakan wortelku?” ucap kelinci keras
dan membangunkan tidur kura-kura. Kura-kura pun kaget dan sangat takut karna
ketahuan telah memakan wortel kelinci, “maafkan aku kelinci, tadi malam aku
sangat lapar dan tidak tau harus bagaimana lagi, persediaan makanku malam tadi
telah habis.” Ucapan maaf kura-kura. “tega sekali kamu melakukan ini padaku
kura-kura?” ucap kelinci kecewa. Kelinci sangat kecewa dengan perbuatan
kura-kura, ternyata temannya sendiri yang telah mengambil wortelnya.
“maafkanlah aku kelinci, aku berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini
lagi,ku mohon maafkanlah aku?” permohonan maaf oleh kura-kura. “ baiklah akan
ku maafkanmu, tapi jangan ulangi lagi kesalahamu ini.” Ucap kelinci dengan nada
rendah. “baiklah aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahanku lagi.”
Akhirnya kura-kura dan kelinci kembali
berteman seperti dulu dan melupakan segala masalah yang telah mereka alami. Karena
adanya kejadian ini kelinci dan kura-kura menjadi bersahabat. Mereka saling
membantu satu sama lain dan bekerja sama untuk berkebun tanpa bermusuhan. dan
mereka menjadi sahabat selamanya.
SELESAI
#BelajarFabel
#KaryaAnakBangsa_CCSTEAM
0 komentar:
Posting Komentar