Ammar bin Yasir
Ammar bin Yasir termasuk orang yang pertama masuk islam.
Sebagaimana pemeluk islam lainnya, Amir juga tidak terlepas dari siksaan kaum
kafir. Bani Makhzum adalah keluarga yang diperintahkan untuk menyiksa Ammir bin
Yasir. Keteguhan yang di miliki Ammir bin Yasir dan kedua orang tuanya dalam
mempertahankan ketauhidan, seperti Bilal. Ia bersama kedua orang tuanya disiksa
tanpa apapun.
Meski demikian, iman mereka tidak
tergoyahkan walaupun berbagai siksaan dan hinaan datang silih berganti. Keteguhan
iman dan keberanian untuk membela dan mempertahankan kebenaran sungguh
merupakan contoh yang dapat dijadikan teladan. Pada saat ini, banyak orang yang
mengorbankan tauhid hanya karena imbalan materi dan banyak pula orang yang
meninggalkan islam karena urusan duniawi yang tak tercukupi.
Ammar bin Yasir pernah dicambuk,
dipanggang dan ditenggelamkan didalam air sampai pingsan. Sekalipun demikian,
imannya kepada Allah tidak pernah pudar. Bahkan, keyakinannya kepada Allah dan
Rasul-Nya semakin kuat dan mantap. Allah selalu menguji keimanan seseorang
melalui segala percobaan hidup (Q.S al-‘Ankabut/29:2). Oleh karena itu jika
kalian mengalami beratnya cobaan hidup, bersabarlah dan bertawakallah setelah
kalian berusaha menyelesaikannya. Beratnya siksaan yang diterima keluarga
Ammar, Rasulullah saw bersabda “Sabarlah wahai keluarga Ammar, tempat yang
telah dijanjikan kepada kalian adalah surge.”
Setelah dimerdekakan, Ammar benar- benar
,engabdika dirinya hanya semata – mata untuk Allahswt. Ia menjadi sahabat yang
disenangi oleh Rasulullah saw.Ammar adalah seorang Ansar yang cerdas. Ia
menyatakan keislamannya pada usia 11 tahun. Ia memeluk agama islam bersama
keluarganya ketika Rasulullah saw hijrah ke Madinah.
Orang – orang kafir memiliki cara yang
berbeda – beda dalam melalukan penyiksaan terhadap pemeluk islam. Jika pemeluk
islam dari keluarga kaya, mereka menghadapinya dengan gertakan dan ancaman.
Akan tetapi, jika pemeluk islam itu berasal dari budak, mereka menyiksa habis –
habisan, sebagaimana yang dialami keluarga Yasir. Keluarga Yasir berasal dari
keluarga miskin dan budak sebagai orang Quraisy menyiksa mereka dengan
membawanya kepadang pasir Mekkah yang sangat panas. Mereka didera dan disiksa
sesuka hati, tanpa belas kasih sedikit pun.
Siksaan yang
diperlukan terhadap Ammar bin Yasir sampai ia tidak sadarkan diridengan apa
yang diucapkan ketika disiksa. Orang – orang kafir membakar Ammar bin Yasir
dengan api. Pada saat itulah, Rasulullah melewati tempat penyiksaan. Rasulullah
kemudian memegang kepala Ammar bin Yasir dengan tangan nya sambil berdoa, “Hai,
api jadilah kamu sejuk dingin ditubuh Ammar, sebagaimana dahulu kamu juga sejuk
di tubuh Ibrahim.”
Ammar benar – benar disiksa sangat berat
ketika pada suatu hari ia dicambuk sekuat – kuatnya oleh para sanderanya dan
dibakar dengan besi pans sampai disalib diatas pasir panas dengan ditindih
batu. Bahkan, ia ditenggelamkan didalam air sampai sesak nafas dan mengelupas
kulit – kulitnya.
Meskipun didera berbagai siksaan, Ammir
dan keluarganya tetap teguh dalam bertauhid kepada Allah. Sungguh teguh iman
mereka kepada Allah swt.

