Jumat, 01 April 2016

Kisah Teladan

Diposting oleh strataedu.blogspot.com di 14.05 0 komentar
Ammar bin Yasir

                Ammar bin Yasir termasuk orang yang pertama masuk islam. Sebagaimana pemeluk islam lainnya, Amir juga tidak terlepas dari siksaan kaum kafir. Bani Makhzum adalah keluarga yang diperintahkan untuk menyiksa Ammir bin Yasir. Keteguhan yang di miliki Ammir bin Yasir dan kedua orang tuanya dalam mempertahankan ketauhidan, seperti Bilal. Ia bersama kedua orang tuanya disiksa tanpa apapun.
      Meski demikian, iman mereka tidak tergoyahkan walaupun berbagai siksaan dan hinaan datang silih berganti. Keteguhan iman dan keberanian untuk membela dan mempertahankan kebenaran sungguh merupakan contoh yang dapat dijadikan teladan. Pada saat ini, banyak orang yang mengorbankan tauhid hanya karena imbalan materi dan banyak pula orang yang meninggalkan islam karena urusan duniawi yang tak tercukupi.
      Ammar bin Yasir pernah dicambuk, dipanggang dan ditenggelamkan didalam air sampai pingsan. Sekalipun demikian, imannya kepada Allah tidak pernah pudar. Bahkan, keyakinannya kepada Allah dan Rasul-Nya semakin kuat dan mantap. Allah selalu menguji keimanan seseorang melalui segala percobaan hidup (Q.S al-‘Ankabut/29:2). Oleh karena itu jika kalian mengalami beratnya cobaan hidup, bersabarlah dan bertawakallah setelah kalian berusaha menyelesaikannya. Beratnya siksaan yang diterima keluarga Ammar, Rasulullah saw bersabda “Sabarlah wahai keluarga Ammar, tempat yang telah dijanjikan kepada kalian adalah surge.”
       Setelah dimerdekakan, Ammar benar- benar ,engabdika dirinya hanya semata – mata untuk Allahswt. Ia menjadi sahabat yang disenangi oleh Rasulullah saw.Ammar adalah seorang Ansar yang cerdas. Ia menyatakan keislamannya pada usia 11 tahun. Ia memeluk agama islam bersama keluarganya ketika Rasulullah saw hijrah ke Madinah.
      Orang – orang kafir memiliki cara yang berbeda – beda dalam melalukan penyiksaan terhadap pemeluk islam. Jika pemeluk islam dari keluarga kaya, mereka menghadapinya dengan gertakan dan ancaman. Akan tetapi, jika pemeluk islam itu berasal dari budak, mereka menyiksa habis – habisan, sebagaimana yang dialami keluarga Yasir. Keluarga Yasir berasal dari keluarga miskin dan budak sebagai orang Quraisy menyiksa mereka dengan membawanya kepadang pasir Mekkah yang sangat panas. Mereka didera dan disiksa sesuka hati, tanpa belas kasih sedikit pun.
Siksaan yang diperlukan terhadap Ammar bin Yasir sampai ia tidak sadarkan diridengan apa yang diucapkan ketika disiksa. Orang – orang kafir membakar Ammar bin Yasir dengan api. Pada saat itulah, Rasulullah melewati tempat penyiksaan. Rasulullah kemudian memegang kepala Ammar bin Yasir dengan tangan nya sambil berdoa, “Hai, api jadilah kamu sejuk dingin ditubuh Ammar, sebagaimana dahulu kamu juga sejuk di tubuh Ibrahim.”
      Ammar benar – benar disiksa sangat berat ketika pada suatu hari ia dicambuk sekuat – kuatnya oleh para sanderanya dan dibakar dengan besi pans sampai disalib diatas pasir panas dengan ditindih batu. Bahkan, ia ditenggelamkan didalam air sampai sesak nafas dan mengelupas kulit – kulitnya.
      Meskipun didera berbagai siksaan, Ammir dan keluarganya tetap teguh dalam bertauhid kepada Allah. Sungguh teguh iman mereka kepada Allah swt.

 

Selasa, 08 Maret 2016

Artikel "LEADER"

Diposting oleh strataedu.blogspot.com di 14.28 1 komentar
LEADERSHIP 

Oke, kali ini saya bakal kasih tau sedikit tentang apa itu “Leader”.
Nih, ya.. kalo dicari di kamus pasti artinya “Pemimpin”. yang dimaksud pemimpin itu bukan bapak presiden, bapak mentri, bapak bupati saja. Iyaa sihh mereka – mereka pemimpin Negara atau daerah kelas atas. Nah, kalo seumuran kayak kita bakal jadi peimpimpin gimana?
Hmmm, usia 15 keatas yang masih duduk dibangku sekolah aja udah bisa jadi pemimpin lohhh. Pemimpin dimana kak? Yaa pemimpin dilingkungan sekolah. apa sih kak organisasi di sekolah yang paling berkelas? Tentunya pengurus OSIS, Tim JURNALIS itulah mereka yang disebut pemimpin di lingkungan sekolah. eitts… jangan salah dulu menilai mereka mereka yang jadi pemimpin dilingkungan sekolah, siapa tau mereka mereka itu kedepannya bakal jdi pemimpin beneran. Aminnn. Jadi mulai saat ini kita harus belajar menjadi pemimpin biar nanti kalo udah gede udah tau cara memimpin meskipun hanya dilingkungn sekolah. emang sih jadi seorang pemimpin itu gak mudah. Punya kewajiban dan tanggungjawab yang berat. Tapi bagi mereka itu bukan masalah yang besar. mereka akan membantu sekolah untuk meningkatkan kualitas sekolah dan tentunya untuk pengalaman- pengalaman dimasa depan. Jika saat ini kita udah belajar atau udah berpengalaman itu bakal jadi bekal buat masa depan. Jujur saja yaa… saya dulu pernah jadi pemimpin di lingkungan sekolah, dan itu yang sangat saya impikan. Pas SD nih saya bener – bener pengen jadi pengurus OSIS. yahh.. selain sibuk dipelajaran saya juga harus sibuk dengan bakat saja, dengan skill saya. Kalo saya hanya mengandalkan otak, maksa buat mikir akademik , kasian kan otaknya. Jadi saya imbangi dengan skill saya. Nah, menjadi seorang pemimpin itu satu yang wajib dimiliki yaitu tanggungjawab, kalo pemimpinnya gak tanggung jawab gimana sama anggotanya. Selain itu juga harus bijaksana, berwibawa dan pandai bicara. Dulu nih, waktu saya di seleksi OSIS disekolah ku SMPN 1 Balongpanggang – Gresik hanya bermodal PD (percaya diri) dan tekad an yang keras. Intinya dalam hati saya itu teriak sangat kencang “Pasti bisa”. Nah, dengan itu Alhamdulillah saya jadi pemimpin meskipun bukan ketua OSIS. sejak saat itu saya selalu mengembangkan ilmu kepemimpinan saya. Oh ya kak,gimana sih kak rasanya jadi pemimpin itu ? waduh… gak main main atuhh. Pemimpin harus bisa mengkoordinir semua anggotanya. Gak gampang tau, yang penting usahanya dan tekadnya. Okedehh itu sedikit pengalaman saja jadi pemimpin dilingkungan sekolah. buat kalian yang masih minder, buka mata lebar – lebar guys, dunia gak bakal jalan kalo hidup kita kayak gini gini aja. Intinya niatin dari hati, kuatkan tekad, selalu semangat dan bertanggung jawab. Ayo buat temen temen yang masih ragu soal jadi pemimpin , wes gak usah ragu lagi. Gak bakalan lupa deh sampek kapanpun, pengalaman pemimpin gak bakal dating ke kita kalo kita jemput, jemputnya itu pake perasaan pake hati yaa.
Oke deh itu aja. Semoga bermanfaat yaaa.

Salam Leadership SMANGATTTT…

Sabtu, 05 Maret 2016

POWER POINT "TUTORIAL PHOTOSHOP"

Diposting oleh strataedu.blogspot.com di 13.04 0 komentar
Download Power_Point_Dwikii.pptx in Ziddu.com

Senin, 29 Februari 2016

Tutorial Apps XIU - XIU

Diposting oleh strataedu.blogspot.com di 20.43 0 komentar
TUTORIAL CARA MENGGUNAKAN APLIKASI XIU – XIU

“UNTUK MENGCROP BAGIAN BADAN SAJA”
1.   1  sudahkah anda mempunyai aplikasi Xiu – Xiu ? jika belum segeralah untuk mendownload aplikasinya, seperti gambar ini : 



1.  2. 















Lalu bukalah aplikasi Xiu – Xiu, maka akan keluar gambar seperti ini : 
1.    
   3. mungkin anda binggung dengan tulisan digambar, nah, ikuti saja langkah ini yang saya lingkari itulah langkahnya. Langsung klik (mungkin arti tulisan itu adalah “Pilih Foto”)

S   4. setelah mengklik itu maka akan tampil gambar seperti dibawah ini. Disini anda bisa memilih foto anda yang akan anda crop pada bagian badan. Klik “Open”.

S  5. setelah anda memilih foto akan tampil gambar seperti ini :
6.    Nah, ini adalah tahap untuk mengcrop badan, hiraukan tulisan tulisan asin itu ya guys.  Cari symbol pada gambar disamping kanan foto seperti ini :
  

S  7. setelah mengklik symbol itu, maka anda akan melihat gambar seperti ini dimonitor computer anda. Lalu klik yang paling atas. 

   8.   Dalam tahap ini anda bisa memilih gambar 1 maupun 2. Untuk gambar 1 untuk mengcrop bagian badan saja, disitu akan ada animasi bergerak. ikuti contoh animasi itu.
 9.     fokuskan pada garis hijau di dalam foto. Garis lurus itu akan membentuk crop pada badan saja :

1.    
P   10. ada bagian ini anda bisa menghapus hal yang tidak penting untuk ikut dalam crop foto anda perhatikan langkah berikut 

Garis merah itu adalah untuk menghapus bagian yang tidak penting untuk di crop. Kalau garis hijau itu untuk mengcrop.
S
  11. setelah itu lalu saatnya men- save hasil crop anda tekan yang paling bawah gambar centang warna hijau untuk men- save.
 

Nah, setelah anda membaca artikel ini, saatnya nda mempraktekannya. Ingat ya harus sesuai dengan tutorial ini loo.. kalo gak sama bisa salah kaprah tuh hehehe… semoga bermanfaat.
SELAMAT MENCOBA


Sabtu, 20 Februari 2016

PUISI MOTIVASI

Diposting oleh strataedu.blogspot.com di 15.12 0 komentar
Dear Rasa Malas
Pernah juga aku berfikir hari itu adalah hari dimana cerminan hidupku dimasa depan
Rasa malas belajar selalu mengalahkan batinku
Rasa putus asa selalu membuatku hilang hati
Tekad yang semula telah ku kerahkan perlahan luntur
Namun, impianku tak pernah luntur
Rasa malas boleh membuatku hilang harapan
Tapi rasa malas tak kan mampu mengoyahkan sedikitpun tekadku
Mimpiku adalah suksesku
Semangat adalah pedomanku
Saat semangat dan malas bersatu
Disitulah aku mulai menegakkan tekad dan mulai melukis mimpiku kelak
Rasa malas berjanjilah padaku, kau akan akan datang saat aku membutuhkanmu
Saat aku merindukanmu, dan ingin mengingatmu
Rasa malas aku mohon imbangi lah semangatku

Tolong jangan rubuhkan impianku
Jadilah obat disaat aku benar – benar butuh
Aku yakin kau pasti mengerti saat aku membutuhkanmu, tapi bukan sekarang
Izinkan aku membangun sedikit demi sedikit masa depanku
Ujian nasionalku sudah dekat, pergilah sebentar dari hidupku
Aku berjanji pada mu aku akan memanggilmu disaat yang tepat nanti


Senin, 08 Februari 2016

Kutipan Motivasi

Diposting oleh strataedu.blogspot.com di 19.38 0 komentar
HASIL TIDAK AKAN MENGHIANATI SUATU PERJUANGAN

Nothing is impossible !!!
Jangan pernah takut untuk bermimpi, karena mimpi-mimpi itu hal yang mungkin akan kita gapai. Jangan pernah memikirkan hasil terlebih dahulu, berjuanglah semampu kita pasti akan ada jalan jika kita benar – benar mau untuk terus berjuang dan berusaha. Banyak kemungkinan yang terjadi jika kita berniat dan terus berjuang. Didunia ini tidak ada yang tidak mungkin, tentu saja apapun yang kita khayalkan bisa jadi akan kita wujudkan. Tetaplah optimis pada pendirian diri kita sendiri, orang yang paling pantas untuk kita percayai adalah diri kita sendiri. Jadilah dirimu sendiri, turuti kemauanmu, jangan pernah menjadi apa yang orang lain mau. Hidup adalah sebuah perjuangan. Hidup adalah pilihan. Didunia ini selalu ada perjuangan dan selalu ada pilihan. Tidak mudah untuk berjuang, tapi kita hidup dituntut untuk terus berjuang. Mengapa demikian? Karena mana mungkin kehidupan ini instan.  Tak ada yang lebih mengerti kita kecuali diri kita sendiri. Appun yang kita lakukan itulah pilihn kita, dengan pilihan itu kita harus memperjuangkan. Mana mungkin kita mampu memilih tapi tidak mampu mewuujudkannya? Untuk apa bermimpi jika tidak bangun untuk berusaha mewujudkannya? Memang takdir tak mampu kita tolak tapi setidaknya kita bisa merubah takdir kita dengn usaha kita sendiri dengan perjuangan kita sendiri. Nah, kesimpulannya, jangan takut untuk terus bermimpi dan terus berjuang mewujudkan mimpi itu. So, Perjuangan adalah dasar hidup.
“MIMPI ADALAH KUNCI UNTUK MENAKLUKKAN DUNIA”
#DAP_mimpiku

Fabel

Diposting oleh strataedu.blogspot.com di 19.23 0 komentar
Berawal dari kebencian, terciptalah suatu persahabatan
Karya : Dwiki Ayu Pramudya

Pada zaman dahulu kala hiduplah seekor kelinci dan kura-kura. Mereka mempunyai sifat yang berbeda. Kelinci yang sangat baik hati dan kura-kura yang jahat. Tetapi mereka tetap berteman baik meskipun mereka mempunyai sifat yang berbeda.
Pada suatu hari yang cerah, kelinci bangun dari tidurnya dan memulai aktivitasnya sehari-hari. Pagi itu kelinci menanam wortel di kebunnya dengan senang hati. Dia tidak pernah putus asa untuk terus menanam wortel walaupun pernah berkali-kali gagal panen. Wortel yang sudah di panen akan di jual dan sisanya akan dibagikan kepada teman-temannya. “Tidak sabar aku ingin segera memanen wortel-wortel ini” gumam kelinci dalam hati. Kura-kura yang setiap hari lewat di depan rumah kelinci berkata, “hai kelinci akan kau apakan wortel-wortel ini jika sudah panen nanti, tidakkah kau bosan setiap tahun kau selalu gagal panen?”, kelinci pun menjawab pertanyaan dari kura-kura. “aku tidak pernah bosan untuk menanam wortel meskipun pernah gagal panen, aku akan menjual wortel-wortel ini dan sisanya akan kubagikan pada teman- teman ku”. Akhirnya kura-kura pun pulang kerumahnya. Sesampainya dirumah, kura-kura berfikir, “jika sudah panen nanti aku akan mencuri sebagian wortel kelinci untuk kumakan sendiri supaya aku tidak perlu bekerja untuk mencari makanan sehari-hari.”
Hari demi hari telah berlalu, kelinci yang selalu sabar merawat wortel-wortelnya setiap hari tanpa lelah. Setiap pagi dan sore menyirami wortel dan setiap seminggu sekali memberi pupuk akhirnya berbuah hasil. Beberapa minggu kemudian wortel itu tumbuh besar dan sangat subur, dan akan segera di panen. “ternyata tidak sia-sia selama ini aku merawat wortel-wortel ini akhirnya membuahkan hasil, kali ini aku tidak akan gagal panen lagi” ucap kelinci senang dalam hati. Kura-kura sangat kaget saat itu melihat wortel yang selama ini di tanam oleh kelinci tumbuh subur dan siap di panen, “pandai sekali kelinci menanam wortel ternyata kali ini dia tidak gagal panen lagi.”. suatu malam kura-kura sangat kelaparan persediaan makan telah habis dan tidak tau harus makan apa untuk malam ini. Kura-kura pun berfikir sambil menahan rasa lapar, “kenapa tidak aku ambil saja sebagian wortel kelinci yang sudah siap panen itu.” Pikir licik kura-kura. Akhirnya kura-kura pun pegi ke kebun kelinci yang saat itu kelinci sedang tertidur lelap dan suasana yang sangat sepi, tidak segan-segan kura-kura mengambil sebagian wortel untuk di makan malam ini dan untuk besok agar kura-kura tidak bekerja untuk mencari makan.Setelah puas memakan wortel itu, tanpa sengaja kura-kura pun tertidur lelap di kebun kelinci.
Keesokan harinya, kelinci bangun lebih pagi untuk menyiapkan beberapa peralatan untuk memanen wortel-wortel itu dengan senang hati dan segera menuju kebun untuk cepat-cepat memanen wortelnya.”tidak sabar aku ingin memanen wortelku dan akan kubagikan pada teman-ku.” . impian kelinci untuk membagikan sebagian wortelnya kepada teman-temannya telah sirnah setelah melihat kebunnya berantakan dan sebagian wortelnya telah hilang. “kemana sebagian wortel-wortelku?siapa yang tega menggambil wortelku? Sungguh licik sekali orang yang telah mengambil wortelku.”ucap kelinci kesal. Kelinci  pun mengelilingi kebunnya dan meratapi kegagalan panen yang sangat tragis ini. Tiba-tiba kelinci melihat seekor kura-kura yang sedang tertidur pulas di belakang kebun kelinci. “ternyata kamu orang telah mengambil dan memakan wortelku?” ucap kelinci keras dan membangunkan tidur kura-kura. Kura-kura pun kaget dan sangat takut karna ketahuan telah memakan wortel kelinci, “maafkan aku kelinci, tadi malam aku sangat lapar dan tidak tau harus bagaimana lagi, persediaan makanku malam tadi telah habis.” Ucapan maaf kura-kura. “tega sekali kamu melakukan ini padaku kura-kura?” ucap kelinci kecewa. Kelinci sangat kecewa dengan perbuatan kura-kura, ternyata temannya sendiri yang telah mengambil wortelnya. “maafkanlah aku kelinci, aku berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi,ku mohon maafkanlah aku?” permohonan maaf oleh kura-kura. “ baiklah akan ku maafkanmu, tapi jangan ulangi lagi kesalahamu ini.” Ucap kelinci dengan nada rendah. “baiklah aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahanku lagi.”
Akhirnya kura-kura dan kelinci kembali berteman seperti dulu dan melupakan segala masalah yang telah mereka alami. Karena adanya kejadian ini kelinci dan kura-kura menjadi bersahabat. Mereka saling membantu satu sama lain dan bekerja sama untuk berkebun tanpa bermusuhan. dan mereka menjadi sahabat selamanya.
SELESAI
#BelajarFabel

#KaryaAnakBangsa_CCSTEAM

Rabu, 03 Februari 2016

Mari berpidato

Diposting oleh strataedu.blogspot.com di 03.36 0 komentar
*Assalamu’alaikum wr wb.*


Bissmillah hirrohmanirohim Alhamdulillah hirrobbilalamin wassolatuwasalamu’ala asrofil ambiya I wal mursalin, sayidina muhammadin wa ala alihi wahsobihi ajmain, amma ba’du.
Ingkang kulo hormati Bapak kepala SMPN 1 Balongpanggang
Ingkang kulo hormati bapak ibu guru staf TU SMPN 1 Balongpanggang
Ingkang kulo hormati Bapak ibu tamu undangan wali murid kelas 9
Lan para kanca ingkang kulo tresnani
            Monggo kita sedoyo sareng- sareng panjataken puja saha puji syukur dateng gusti Allah SWT, menawi atas rahmat taufik hidayah saha inayah-Nya kita sedoyo saget bertatap muka ten acara Wisuda Purna SMPN 1 Balongpanggang dalam keadaan sehat wal afiat.
            Sholwat saha salam tetep kita aturaken dating Nabi agung Muhammad SAW, menawi  atas bimbingn beliau kita sedaya saget mbedaaken pundi niku perbuatan sing apik lan elek, yoiku agama islam.
            Ten mriki kula perwakilah kelas 9 matur nuwun sanget kangge bapak ibu guru, ingkang sampun 3 tahun niki sampun mbimbing kula lan para kanca nganti sabar lan ikhlas. Menawi enten kekhilafan kula lan para kanca nggeh niku seng disengaja maupun mboten di sengaja, kula lan para kanca matur pangapunten ingkang agung.
            Kula lan para kanca nyuwun do’a pangestu ndugi bapak lan ibu guru, mugi – mugi kula lan para kanca saget nerusaken sekolah ing sekolah sing luweh dhuwur malih. Lan mugi – mugi saget sukses kedepanne. Jasa bapak ibu guru sedoyo bakal kula lan para kanca eling,  mugi – mugi bapak lan ibu guru diparingi kesehatan ingkang katah, supaya saget mbimbing para siswa liyo supaya sukses  kedepane.
            Sekian, mbokbilih enten kata- kata sing kurang berkenang kula nyuwung agungipun pangapunten. Wabilla hitaufik wal hidyah, waridho wal inayah.


*Wassalamu’alaikum wb wb*
#BelajarPidatoBasaJawa
#DwikiAyup_Spensaba

Pena Remaja

Diposting oleh strataedu.blogspot.com di 03.32 0 komentar
Secangkir teh menjadi saksi…
Sore itu selalu kutatap jendela yang terbuka di kamarku yang tertuju pada lapangan yang ramai dengan tim basket yang sedang latihan ditengah hujan. Tim basket sekolah yang dikapteni oleh Ian. “ Frey “, seorang menyapaku dengan sangat lantangnya hingga terdengar olehku yang sedang duduk diteras depan kamar  tidur dilantai atas. Seorang itu adalah Ian dan teman- temn nya . mereka menyapaku dengan dengan sapaan Frey yang aslinya namaku Freya Dianata. Ian adalah seorang pria idaman dan sekaligus seorang tokoh di sekolah. kami sama- sama bersekolah di SMPN 1 balongpanggng, bahkah 3 tahun sudah aku mengenalnya semakin. Hubungan pertemananku bersama Ian dan tim baksetnya cukup akrab karena selama 3 tahun kami sering bareng dikarenakan 1 kelas. Entah mengapa rasa kagumku melebihi rasa kagum kepada tim basket lainnya. Semua sepasang mata hanya tertuju padanya, seorang yang pandai dalam akademik, kapten basket, dengan gaya model ciri tubuh yang cool dan tampan yang berbeda dari kebanyakan siswa lain. Semua siswa terutama siswa cewek teramat kagum padanya. Yaa, tidak ter kecuali Dina sahabatku yang sejak pertama kali melihatnya langsung jatuh cinta padanya.
Entah mengapa rasa kagumku kepadanya melebihi saat pertama aku mengaguminya. Setiap hari sikapnya terhadap ku semakin aneh dan aneh, begitupun sikap Ian terhadap ku juga semakin aneh. “Woy, kenapa loe tumben tumben ngelamun?”, tiba –tiba Dina muncul dan menghancurkan lamunanku di perpus sekolah. “Apaan sih, gue lagi mikir aja, kenapa diperpus ini sepi banget yaa.” jawabku saat aku tersadar dari lamunanku.“yakin loe cuman mikirin itu, kalihatannya, dari tadi loe merhatiin Ian deh, kayak baru pertama ketemu?”, heran Dina “enak aja loe, Gue merhatiin Ian? yang bener aja Din, orang 3 tahun sekelas sampai bosen gue lihatnya.” Jawabku sinis. “ hahahaha, ngomong- ngomong Ian itu udah cool, pinter, tuhan andai saja aku jadi moodbosternya?”, yaa Dina emang suka Ian dari dulu. “hmmm, jangan terlalu berharap deh loe, mana mau dia ama loe hahahah” jawabku mengejek. Persahabatanku sama Dina udah terjalin 3 tahun ini. Selama ini dia yang selalu ada buat aku ketawa, dan sebaliknya. Persahabatan kami pun selalu terjalin dengan erat. Tapi satu hal yang tak pernah aku ceritakan padanya tentang perasaanku sama Ian. Entah mengapa akhir – akhir ini aku ngerasaain hal yang beda. Saat dikelas pun Ian bersikap seperti biasa yang selalu jaim sama temen- temen tim basketnya. Gak kebayang deh sampai kapan mereka bakal jail sama aku. “Frey, tumben loe benggong kayak gitu, biasanya belajar mulu.”, Tanya Rio salah satu teman sekelasku sekaligus anggota tim basket Ian. “Eh, ngagetin aja loe.” Emang akhir –khir ini aku sering memikirkan hal itu saat aku melihat Ian. Entah kenapa selalu kepikiran, “Duh, apa apaan sih gue, kok tiba- tiba mikirin dia. Apa kata Dina kalo dia tau gue suka sama Ian.” Kata hatiku.
Seperti biasa sepulang sekolah selalu diguyur hujan. Menanti bus di halte yang tak kunjung datang. Dina yang udah pulang duluan. Aku bener- bener sial siang ini, hp lowbat jadi gak bisa minta jemputan. Tiba- tiba suara yang khas itu terdengar ditelingaku, “Frey, loe sendirian aja, Dina kemana?” , “eh Ian iya nih gak ada yang jemput hp gue lowbet. Dina tadi udah pulang duluan. Tumben loe belum pulang?”, “ Iya nungguin loe nih.”, “Yeee, gak usah sok jaim deh loe gak lihat udah suasananya kayak gini masih sempet- sempetnya jaimin gue.” Jawabku kesal. “hehehe maaf deh, iya tadi udah mau pulang gue lupa kalo ada rapat tim tadi.”, “ oh gitu.” Responku singkat, sambil gerogi bisa berduaan sama Ian. “mau pulang bareng gue sekarang?” tawaran Ian terhadapku , “loe gak liat hujannya deres banget nih,”, “daripada loe disini sendiri, gak bakal ada bus sekarang jam berapa. Udah yuk bareng gue aja, sekali – kali pulang pake sepedah biar sehat.” Tanpa pilihan lain aku langsung ngambil tawaran dari Ian. “okelah, loe yang bonceng yaa.”
15 menit perjalanan sudah sampai dirumahku, yah dengan keadaan basah kuyub. Ini pertama kalinya aku bercanda ria ditengah hujan bersama Ian. Rasa hatiku semakin menjadi saat Ian menggandeng tanganku untuk cepat- cepat keteras rumah. “Masuk dulu yan, kayaknya mama udah pulang deh,  sekarang minum dulu dirumah gue, kasihan loe kedinginan.” Tawaranku kasihan melihat Ian basah kuyub dengan ekspresi wajah yang kecapekan dan kedinginan habis bonceng aku sampai rumah. Akhirnya Ian mau mampir dirumahku sampai hujan reda. “bentar ya Ian, gue buatin minum dulu ya.” Pamitku pada Ian untuk masuk kedalam rumah. “gak usah repot- repot Frey”,  “udah gakpapa.”. tak lama kemudian aku keluar dari rumah membawa teh hangat untuk Ian. “Ini Ian gue buatin teh special buat loe, itung-itung balas budi loe udah nganterin gue pulng sampek basah kuyub gini.” , “oh iya, makasih Frey. Yang buat manis tehnya jadi lebih manis nih.” Gombalnya. Sambil nunggu hujan reda, aku ngobrol sama Ian sambil minum teh. “Ian loe kenapa liatin gue sampek segitunya, kayak baru kenal aja.” Tatapan mata itu yang tertuju padaku bagaikan bomerang cinta yang bisa buat aku kembali menatap matanya. Hati ku dag, dig, dug. Tak lma kemudian tiba- tiba Ian memegang tangan ku. Tanpa tersadar Ian telah semakin keras menatap ku. Apakah ini aura cinta? Akankah rasa itu benar- benar terjadi. Tidak, tidak mungkin apa yang aku rasakan? Jangan tuhan jangan. Sahabatku menyukainya bahkan dia sejak pertama dia bertemu. Mana mungkin aku bisa suka padanya. Tiba- tiba setetes air hujan dari atas atap rumahku yang yang bocor  jatuh di keningku, membuyarkan lamunank. “ eh, Ian minum dulu tehnya.” Ujarku padanya, “ eh iya maaf Frey.” Ian langsung melepaskan gengamannya dari tanganku. Apa yang sedang kulakukan tadi, Ian meminum tehnya, sambil melihat rintik hujan yang membashi lapangan halaman. “Frey..” Ian memecahkan keheningan. “Iya Ian, kenapa.”, “ gue…gue… kagum sama elo, loe cewek yang baik, pinter pendiem.” Entah apa arti dari kata kata Ian. “emmm, gue pulang dulu yaa udah reda nih takut dimarhin mama.” Sambung Ian. “Oh iya yan hati – hati makasih udah nganterin gue.”, “ iya sama, sama makasih juga buat tehnya ditengah- tengah hujan nikmati bareng cewek cantik.” Rayu Ian “ iya Ian sama- sama. Gombal mulu, udah cepet pulang sana.” , “oke byeee.” Pamit Ian.
Pagi telah tiba seperti biasa tempatku selalu diperpus membaca buku- buku sambil nunggu Dina datang. “Frey, elo kemaren pulang sama siapa? Sama Ian yaa?” Tanya Dina padaku, mungkin kemaren dia tau kalau aku nunggu bus dihalte. “oh iya Din kemaren gue bareng Ian, abis udah lama gak da bus satu- satunya jalan ya bareng Ian.” Jawabku dengan nada santai. Kami terus berbincang mengenai Ian, yahh terpaksa aku dengerin Dina yang selalu memuja- muja Ian. Setiap hari yang selalu memperhtikan Ian dan dia tak pernah bosan, emang sih Dina itu tipe cewek yang setia, terutama sama aku. Duhh, Dina itu sempurna banget udah cantik, baik, pinter , setia tapi dia banyak cowok yang suka sama dia tapi Dina gak nanggapi sama sekali, udh 3 tahun d=Dina mengagumi Ian. Hanya sekedr mengagumu mungkin sudah cukup baginya, tapi dia selalu berusaha untuk memilikinya.
Bel pulang sekolah berbunyi, “Frey pulang bareng lagi yuk entar kit belajr bareng, kan kita ada tugas kelompok.” Tiba- tiba Ian datang menghampiriku didepan pintu gerbang sambil bawa sepedahnya,sementara aku menunggu supir rumah. “oh iya ada tugas, tapi gue udah dijemput sama supir papa. Maaf deh , kalo nanti loe kerumah gue aja ya, jangan lupa bawa tugasnya. Eh gue udah dijemput tuh gue duluan yaa.” , “Iya Frey entar gue kerumahmu, hati – hati ya.” Celoteh Ian. Aku heran kenapa sikap Ian akhir –akhir ini beda, gak disekolah bahkan Ian mau kerumah ku demi tugas nulis aja. Apa sih maksudnya lama- lama aku bisa baper nih hahaha. sekarang posthink aja deh sama Ian paling-paling dia Cuma mau temenan doang sama aku.
“Freya, ada temen kamu tuh didepan. Cepet keluar ya nak.” Panggil mama kekamar ku saat ku lagi asik baca buku. Yah siapa lagi kalo bukan Ian soalnya tadi dia udah bilang mau kerumah. “masuk Ian kita ngerjain diteras atas aja yaa udaranya seger loh.” Ajakku pada Ian, dia pun langsung ikut dengan ku. 1jam sudah ngerjain tugas akhirnya selesai, emang lama Ian bercanda terus. Dipikir- piker Ian emang seru anaknya, rugi deh 3 tahun sekelas tapi gak pernah ngerasaain kayak gini. Lagian kalo disekolah udah pasti banyak orang, bisa bisa jadi gossip besar. beda banget deh suasananya, asik orang nya gak bikin bosen. “eh Frey, Dina itu baik yaa cantik juga beruntung banget loe punya sahabat kayak dia.” Ucapan Ian yang langsung menusuk hatiku dengan kata- katanya yang sepertinya menyukai Dina. Tuhan kenpa hatiku seperti benar- benar hancur, apa maksudnya. “Eh iya Ian, dia baik banget tau, gak rugi deh punya pacar kayak Dina, dia orangnya setia cantik pula.” Jawabku. Setelah kami bincang- bincang tentang Dina. Ditemani angin sepoi- sepoi dan awan hitam yang menyelimuti lagi dan sesaat akan turun hujan. “mau hujan Ian loe gak dicari sama mama loe, udah sejam loe kita ngobrol sambil ngerjain tugas.” Tanya ku yang memotong perkataan Ian . “enggak deh gue pengen disini dulu aja biar dibikinin teh sama loe Frey hehehe.” , “okedeh entar gue bikini special yang kedua buat loe.” Seiring pembicaraan kami, hujan pun turun dengan begitu lebrnya membuat suasana jadi dingin. Dan akupun langsung ke dapur memnuhi permintaan Ian untuk buat secangkir teeh. “Ini  teh nya, silahkan diminum, cock sekali ya dinikmati kalo lagi hujan- hujan gini.” Ucapku sambil menyuguhkan the itu.
 “wih, emang cocok banget yaa, apalagi ditemin cewek secantik loe Frey, makasih ya buat siang ini. By the way gue mau ngomong sesuatu nih.”
“emm, mau ngomong apa ngomong aja.”, ucapku penasaran. “gue….gue…” ucapan Ian sambil terbata- bata sat itu aku benar-benar gugup dan sangat penasaran. “Gue suka sama loe Frey, gue akhir-akhir ini gue ngerasain hal yang beda sama loe. Maaf kalo lo gak suka. Gue cumin pengen ngungkapin rasa gue aja ke elo.”.  “Ian, sebelumnya gue minta maaf, sebenernya gue juga mengagumi elo tapi loe tau kan Dina suka banget sama loe, loe tau kan dia sejak pertama udah suka sama loe, gue gak mau ngehancurin persahabatan gue sama Dina, gue sayang banget sama Dina Ian, gue gak mau kehilangan sahabat baik gue karena cowok.” Ucapku. “Frey, gue serius sama loe Frey.” Ujar Ian sambil menggenggam erat kedua tanganku. “gue suka sama elo Ian, gue kagum sama loe, tapilo tau kan gue bener- bener gak mau kehilangan shabat gue Ian pliss ngertiin gue. Kalo sayang gak pasti jadi pacar kan. dengerin gue, biarkan sore ini ditengah titik hujan dan secangkir teh yang akan menjadi saksi awal persahabatn kita. Status gak penting Ian yang penting keikhlasan hati.” Ucapku yang membuat Ian menatapku semakin tajam seakan dia bagaikan gelas yang pecah karena harapannya kandas dan gak bisa berkata apa apa lagi padaku. “Freya.” Tiba- tiba suara cewek terdengar olehku dan Ian dari belakang dan suara itu tak asing. “Dina, din dengerin gue dulu Din jangan salah faham dulu. Gue gak bermaksud..”, “Frey gue tau loe pasti gak bakal tega sama gue, tapi apa salahnya kalo loe sama Ian, gue gak papa kok. Gue tau loe sahabat terbaik gue. Tapi kalo Ian sukanya sama elo gue bisa apa Frey, gak mungkin kan gue membantah kalian. Kalo elo sayang sama Ian jalanin aja gue serius alas loe bahagia gue juga bahagia Frey. Biarkan secangkir teh ini menjadi saksi cinta kalian berdua. Gue emang sayang sama Ian tapi gue tau kok kalo Ian gak bakal suka sama gue , jadi gue tau diri aja gue ambil resiko. Mengaguminya itu sudah cukup buat gue frey. Ian gue mohon sama elo kalo elo emang sayang sama Freya, buat dia bahagia jangan sakiti dia Ian gue sayang banget sama dia.” Suasana hening seketika saat Dina berhenti bicara. Rasanya aku gak tega liat saat aku lihat Dina hamper meneteskan air mata, ini memang sulit bagiku tapi, aku gak mau disaat aku bhagia ternya sahabat gue menderita. “enggak Din, gue emang suka sama Ian tapi gue lebih suka sama elo, gue gak mau loe sakit. Gue pengen kita kayak dulu saat loe suka ngagumi Ian. Secangkir the ini akan menjadi saksi persabatan kita bertiga. Setuju.!!” Seruku menabgunkan lamunan Ian dan menbangunkan semangt gairah Dina. Semua mengangguk setuju, dan menyimpan dalam- dalam rasa kagum menjadi rasa persahabata.
Sejak kejadian itu semakin lama semakin erat hubungan persahabatan kami, kami menjadi sahabat yng solid. Bahkan kami punya komitmen yang besar. pasti ada hikmah dibalik kejadian apapun. Aku akan pernah bahagia kalau sahabatku gak bahagia. Itu prinsipku, percuma kalo aku bahagia tapi orang yang aku sayangi gk bahagia. Aku lebih milih persahabatn yang bakal abadi dengan Dina , daripada cinta yang hany sesaat. Percayalah cinta bukan segalanya, tapi sahabt mampu merubah segalanya, tentu dengan yang positif. Sahabatlah yang selalu bisa membuat ku tersenyum kala aku sedang bersedih, dihadapannya aku tak mampu berkata bohong. Mengagumi itu boleh saja, asal mengerti dimana batas mengagumi. Sejak kejdian itu persabatan kita identik dengan teh, saat ngumpul-ngumpul bareng kami selalu meluangkan waktu untuk buat teh sama- sama. Rasa itu kini telah menjadi rasa persahabatan. Ian pun mampu menempatkan rasa nya terhadapku sebagai sahabat, begitupun Dina. Kami sama- sama mampu membuat rasa kagum menjadi rasa persahabatan yang jauh lebih indah.
Bersambung…
#CCSTEAM

#KaryaAnakSpensaba
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Followers

About Me

strataedu.blogspot.com
Lihat profil lengkapku
 

Dwiki APramudya Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei